• 11

    Dec

    SYAIR RATU SAMBAN

    Syiar Ratu Samban Ratu Samban pahlawan Bintunan pahlawan pembela kebenaran berani korban tak takut mati menghadapi pasukan kompeni Ratu Samban pahlawan Bintunan pahlawan pembela kebenaran berani korban tak takut mati menghadapi pasukan kompeni pahlawan pembela rakyat Bintunan berjuang melawan penindasan sampai titik darah penghabisan demi rakyatnya Bintunan Ratu Samban pahlawan Bintunan pahlawan pembela kebenaran berani korban tak takut mati menghadapi pasukan kompeni REF : pahlawan pembela rakyat Bintunan berjuang melawan penindasan sampai titik darah penghabisan demi rakyatnya Bintunan Ratu Samban pahlawan Bintunan pahlawan pembela kebenaran berani korban tak takut mati menghadapi pasukan kompeni berani korban tak takut mati menghadapi pasukan kompeni
  • 11

    Dec

    KUMPULAN SYAIR LAGU BENGKULU

    KUMPULAN Syair Lagu : Kadung Gelo Pancen mulo aku wis rumongso yen kuwe ora bisa dipercoyo Janjimu nyatane mung lamis lambe Bebasane sore kedele esok tempe mulo wis kebacut kadung gelo Bebasane sore kedele esok tempe mulo wis kebacut kadung gelo pancen aku wis nduweni pangroso yen kowe ora biso ditulodo janjimu pungkasane mung cidro bloko njur adigang adigung adiguna lali kang sinambut karyo dumadine kahanan kaya ngene ra biso dielingke dumadine kahanan kaya ngene ra biso dielingke Pancen mulo aku wis rumongso yen kuwe ora bisa dipercoyo Janjimu nyatane mung lamis lambe Bebasane sore kedele esok tempe mulane wis kebacut kadung gelo Bebasane sore kedele esok tempe mulane wis kebacut kadung gelo Pancen mulo aku wis rumongso kuwe ora bisa dipercoyo pancen aku wis nduweni pangros
  • 11

    Dec

    ASAL MULO TENGAH PADANG

    ASAL MULO TENGAH PADANG Tengah Padang Tengah Padang dusun kenangan Suatu maso jamannyo tuangku Pangeran Mangku Rajo Datang satu orang dari negeri Indrapuro Daeng Mebela gelarnyo asal tanah wajo Beristeri anak cucung datuk pasar Bangkahulu lalu lahirlah Daeng Makule namonyo Daeng Makule dapek anak Pangeran Mangku Rajo lalu diangkek jadi datuk Dagang Diberi tanah hutan lingkaran hingga jadi tengah padang Koetika zaman toeankoe Pangeran Mangkoe Radja ialah datang satoe orang dari Indrapoera gelarnja kata orang Indrapoera Soetan Balinam tetapi asal dahoeloe beliauw itoe orang Boegis negri wadjok gelarnja tjara Boegis Daeng Mabela tinggal di Bangkahoeloe beristri mengambil anak tjoetjoeng Datoe 4 di pasjar Bangkahoeloe beranak laki-laki bergelar Daeng Makoeli. Daeng Makoeli kawin
  • 11

    Dec

    KUMPULAN PUISI BENGKULU (1)

    SAJAK-SAJAK JIMMY MARULI ALFIAN FORT MARLBOROUGH apakah harus ada yang dipertahankan kalau nyatanya kau konyol digempur kesedihan? waktu pertama menemukan daratan itu ia langsung lupa dari kubu mana ia tiba baginya pelayaran ini teramat lucu karena cuaca melulu gagal dikira hah! begitu letih mengimani laut tak ada penunjuk arah sewaktu kalut kompas rusak, teropong hilang ikan-ikan tak ada renang mengambang sampai akhirnya ia berani berlabuh meninggalkan serdadu ombak, selat yang padat, tubuh yang rapuh, dan gelak awak di atas geladak kesedihan tak punya kebangsaan maka biarkan aku merapat sendiri pura-puranya suluk di tempat sembunyi kalian, teruskanlah perjalanan ke selatan ia pun menunggu maghrib sore dan hujan saling menyalip di antara bibir benteng dan mulut pantai tubuh rin
  • 11

    Dec

    KUMPULAN SYAIR LAMA

    SYAIR KEKUASAAN siapa menakuti siapa, siapa ditakuti siapa siapa mengancam siapa, siapa diancam siapa siapa menyerang siapa, siapa diserang siapa siapa mengorbankan siapa, siapa dikorbankan siapa siapa menggilas siapa, siapa digilas siapa siapa menindas siapa, siapa ditindas siapa siapa menendang siapa, siapa ditendang siapa siapa menjilat siapa, siapa dijilat siapa siapa menguasai siapa, siapa dikuasai siapa (BENGKULU, 30-01-09) AGUS SETIYANTO SYAIR KESOMBONGAN SYAIR PERINGATAN BAGI SIAPA SAJA YANG MERASA BISA BERKATA Kamu pikir, kamu bisa apa? apa kamu pikir bisa berkata-kata padahal sesungguhnya kamu tidak pernah tahu asal-usulnya jangan kira kamu bisa menyusun kata seolah itu menjadi bait puisi bermakna padahal sesungguhnya kamu cuma meniru saja ini peringatan bagi
  • 11

    Dec

    BENGKULU DITENGAH MODEITASNYA ZAMAN

    BENGKULU DITENGAH MODEITASNYA ZAMAN Cerita Singkat Soal Multikultur Secara geografis, Bengkulu masuk dalam kategori wilayah periferal. Tetapi dalam perjalanan sejarahnya, Bengkulu justru menjadi ajang pertemuan kaum migran dari berbagai etnis, baik etnis domestik (Bugis, Madura, Jawa, Melayu, Minang, Aceh, Bali, Nias dan lain-lain), maupun etnis manca (Afrika, India, Cina, Persia,, Arab dan lain-lain). Setelah terjadi kontak sosial yang cukup intens dengan masyarakat masyarakat Bengkulu, benturan sosio-kultural pun tak terelakan. Benturan sosio-kultural tersebut telah membawa implikasi proses enkulturasi baik secara akulturatif maupun asimilatif dalam kehidupan kebudayaan masyarakat Bengkulu. Dan tentunya kelancaran proses pembudayaan tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan adaptasi
  • 17

    Feb

    PANITIA LOMBA LOGO MTQ NASIONAL XXIII PROPINSI BENGKULU

    KRITERIA & PERSYARATAN LOMBA A. Kriteria Logo 1) Logo MTQ NASIONAL XXIII PROPINSI BENGKULU menggambarkan Makna dan filosofinya. 2) Mempromosikan nama propinsi Bengkulu 3) Merupakan karya asli dan belum pernah diikutsertakan dalam sayembara yang lain. 4) Mudah dikenal (komunikatif) dan mengikuti perkembangan zaman. 5) Menggunakan warna (maksimal 5 warna), dapat difotokopi hitam putih. 6) Logo dilengkapi dengan penjelasan dan makna logo diketik di kertas putih ukuran A4. B. Persyaratan Lomba 1. Umum 1) Terbuka untuk umum, kecuali Panitia Lomba Logo. 2) Dapat mengirimkan maksimal 3 logo. 3) ...
  • 8

    Feb

    PANGGUNG BANGSAWAN BENGKULU

    PANGGUNG BANGSAWAN BENGKULU By : Agus Setiyanto Konon, seni pertunjukan teater rakyat yang disebut Panggung Bangsawan ini berasal dari Wayang Parsi (Persia- Iran) yang dibawa oleh orang-orang Majusi ke Pulau Penang tahun 1870 an. Wayang Parsi ini kemudian diadopsi oleh Abu Muhammad Adnan alias Mamak Phusi yang memperkenalkan sandiwara gaya komedi stambulnya dengan nama Phusi Indra Bangsawan of Penang. Kelompok kesenian ini kemudian lebih populer dengan sebutan Wayang Bangsawan atau Indra Bangsawan. Teater rakyat Bangsawan ini diperkirakan masuk ke Pulau Penyengat (Tanjung Pinang Riau) tahun 1906 an. Dan selanjutnya lebih berkembang di wilayah Daik Lingga dan Dabo Singkep (Riau) dengan Komedi Bangsawan atau Panggung Bangsawan. Panggung Bangsawan ini juga menyebar ke berbagai wilaya
  • 8

    Feb

    RUMAH TUA BENGKULU : quo vadis

    RUMAH TUA BENGKULU : quo vadis Tahun 1988, bersama kawan-kawan kampus pernah bikin sinetron ala BKKBN. Salah satu lokasi syutingnya adalah sebuah rumah tua yang terletak di jalan Jenderal S.Parman (pojokan simpang menuju Kebun Beler). Sayang rumah kenangan tersebut, kini telah berubah menjadi pertokoan. Demikian juga dengan rumah tua yang terletak di jalan Jendral Sudirman (tepatnya sebelah eks Gedung Bioskop Segara), yang kini sudah menjadi sederet pertokoan rumah tua yang terletak di jalan MT.Haryono, yang sekarang sudah menjadi tempat bisnis. Dan tentunya, masih banyak lagi yang bernasib serupa, termasuk rumah-rumah jenis panggung yang sudah sangat langka di kota Bengkulu. Hal ini memang tak terelakkan, karena arus modernitasnya zaman akibat gempuran arsitektur modern yang berimb
  • 8

    Feb

    PANGGUNG BANGSAWAN BENGKULU

    By : Agus Setiyanto Konon, seni pertunjukan teater rakyat yang disebut Panggung Bangsawan ini berasal dari Wayang Parsi (Persia- Iran) yang dibawa oleh orang-orang Majusi ke Pulau Penang tahun 1870 an. Wayang Parsi ini kemudian diadopsi oleh Abu Muhammad Adnan alias Mamak Phusi yang memperkenalkan sandiwara gaya komedi stambulnya dengan nama Phusi Indra Bangsawan of Penang. Kelompok kesenian ini kemudian lebih populer dengan sebutan Wayang Bangsawan atau Indra Bangsawan. Teater rakyat Bangsawan ini diperkirakan masuk ke Pulau Penyengat (Tanjung Pinang Riau) tahun 1906 an. Dan selanjutnya lebih berke...
- Next

Author

Follow Me